21 November 2010

Terapi Lintah Untuk Jantung Koroner

Lowongan Kerja SMA SMK
wihans.web.id – Jakarta, Apakah anda mempunyai masalah jantung koroner dan sedang berusaha untuk menyembuhkannya? Nah, saya akan berbagi informasi pada anda tentang salah satu terapi alternatif untuk mengatasi penyakit jantung koroner. Jawabannya adalah terapi dengan menggunakan gigitan lintah. Ini dapat dijadikan salah satu alternative bila anda sudah mencoba pengobatan dengan terapi modern.
Terapi alternative dengan lintah dilakukan dengan meletakkan lintah pada titik tertentu pada tubuh yang dipercaya sebagai bagian tubuh yang memicu penyakit jantung koroner. Pertama-tama, darah ayam dioleskan pada titik tersebut, kemudian lintah ditempelkan pada darah tersebut. Pada dasarnya, terapi ini mirip dengan cara bekam karena terapi dilakukan oleh lintah dengan menyedot darah kotor di dalam tubuh. Saat menghisap darah, lintah akan mengeluarkan lendir tertentu yang dipercaya dapat memacu melancarkan peredaran darah yang tersumbat. Seorang pasien bercerita bahwa setelah terapi sebanyak 6 kali, terdapat perubahan dari penyakit jantungnya. Nah, bila anda ingin mencoba, konsultasikan terlebih dahulu dengan terapisnya.
Artikel Terkait :
Pada artikel terapi lintah untuk penyakit Jantung sebelumnya, kita telah membahas aplikasi terapi lintah untuk penyakit jantung yang disebabkan oleh : penyakit jantung yang terkait dengan hipertensi dan penyakit jantung iskemik. Nah, kali ini masih menggunakan rujukan yang sama dari terapis lintah asal Rusia Y. Kamenev MD, eNHa akan memberikan informasi tentang penyakit jantung yang lebih sering menjangkiti masyarakat modern saat ini yaitu :
  1. Penyakit jantung cardiovaskular
  2. Penyakit jantung valvular
Sebagaimana kita ketahui, penyakit jantung cardiovaskular adalah penyakit yang saat ini masih menjadi pembunuh nomor 1 manusia di seluruh dunia. Penyakit jantung cardiovaskular yang utama adalah penyakit jantung koroner. Dimana penyakit ini menyerang pembuluh darah yang mensuplai jantung. Implikasi dari penyakit ini berupa :
  • Infark miokard (serangan jantung)
  • Angina (berupa rasa nyeri teramat sangat di dada)
  • Aritmia (berupa pergerakan irama jantung yang abnormal)
Penyakit jantung koroner pada awalnya disebabkan oleh adanya penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah jantung (koroner). Hal ini lambat laun diikuti oleh berbagai penumbunan yang lain seperti penimbunan jaringan ikat, pengapuran, pembekuan darah, dll. Kesemuanya itu akan mempersempit dan atau menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah.
Berikut titik-titik terapi untuk penyakit jantung diatas:

Titik terapi jantung kardiovaskular
Titik terapi jantung kardiovaskular
  • Jumlah lintah yang digunakan : 3 – 4 ekor lintah
  • Frekuensi pengobatan : 3 kali per-minggu
  • Pengobatan yang disarankan : 10 kali terapi
Berikutnya penyakit jantung valvular / klep jantung yang terjadi diakibatkan klep-klep jantung tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Ada beberapa jenis penyakit klep jantung :

- Valvular stenosis. Ini terjadi ketika keterbukaan klep lebih kecil dari normal karena kelopak klep menjadi kaku (stiff). Pembukaan yang menyempit dapat menyebabkan jantung harus bekerja berat untuk memompa darah melaluinya. Ini dapat menuju ke gagal jantung atau gejala lainnya. Semua keempat klep menjadi stenotic (mengeras, membatasi aliran darah).
- Valvular insufficiency. Juga disebut regurgitation, incompetence atau “leaky valve”(klep bocor). Ini terjadi karena suatu klep tidak menutup dengan rapat. Jika klep tidak tertutup rapat, maka ada bagian darah yang mengalir balik melalui klep. Ketika kebocoran ini menjadi parah, maka jantung harus bekerja keras untuk mengatasi kebocoran klep ini dan lebih sedikit darah yang mengalir ke sisa tubuh lainnya, tergantung dari klep mana yang terkena.
Untuk pengobatan penyakit jantung valvular, berikut aplikasinya:

Titik terapi jantung valvular
Titik terapi jantung valvular
  • Jumlah lintah yang digunakan : 3 – 6 ekor lintah
  • Frekuensi pengobatan : 1 – 2 kali per-minggu
  • Pengobatan yang disarankan : 7 – 12 kali terapi
Lowongan Kerja SMA SMK