Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN UMUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN UMUM. Tampilkan semua postingan

14 Juli 2011

Hebat! Ilmuwan Bikin Solusi Bagi Gigi Ompong

Ilmuwan berhasil menumbuhkan gigi utuh dari sel induk. Gigi buatan ini serupa gigi asli. Menariknya, gigi ini juga sensitif pada rasa sakit serta mampu mengunyah makanan.

Terobosan baru ini diuji pada tikus. Ilmuwan mengatakan, solusi ini nantinya bisa diterapkan pada manusia yang giginya tanggal. Para ilmuwan memanfaatkan kekuatan sel induk guna menumbuhkan gigi baru.

Hal ini dilakukan melalui pencampuran dua sel induk dan menumbuhkannya di lab dalam campuran zat kimia dan vitamin untuk memulai transformasi. Setelah lima hari, ‘tunas gigi’ muncul dan diletakkan dalam kotak plastik yang ada dalam tubuh tikus.

Dalam 60 hari, gigi tumbuh menjadi gigi sempurna. Meski terdengar aneh, meletakkan tunas gigi ke dalam tubuh berfungsi memastikan tunas gigi memiliki akses pada cairan dan sinyal kimia yang dibutuhkan untuk berkembang lebih lanjut.

Saat gigi tumbuh sempurna, gigi dikeluarkan dan ditanam ke rahang. Dalam enam pekan seperti dilaporkan jurnal PLoS ONE, gigi pun bersatu dengan rahang. Gigi buatan ini memiliki semua komponen gigi asli, termasuk enamel, mahkota dan akar, dan serat penghubung untuk memperbaiki tulang.

“Gigi buatan ini berfungsi sempurna. Tak ada masalah menggigit dan memakan makanan setelah penanaman,” papar asisten profesor Masamitsu Oshima di Research Institute for Science and Technology Tokyo University of Science.

Karena riset masih dalam tahap awal, peneliti mengaku setidaknya butuh satu dekade sebelum orang benar-benar bisa ‘menumbuhkan gigi mereka sendiri’ .
Demikian seperti dilaporkan Dailymail.

Ditemukan Bukti Asteroid Punahkan Dinosaurus

Tanduk dari salah satu dinosaurus selamat akhirnya bisa membuktikan kebenaran meteor raksasa menghantam Bumi dan memusnahkan era reptil itu di Bumi.

Fosil tanduk sepanjang 45 cm milik keluarga dinosaurus pemakan tanaman, Triceratop ditemukan di situs geologis yang dikenal sebagai Hell Creek Formation di tenggara Montana, Amerika Serikat (AS), tempat banyak fosil dinosaurus lain ditemukan.

Hal yang membuat temuan ini menarik adalah lokasi ditemukannya, hanya 13 cm di bawah lapisan batu yang menandai Cretaceous-Tertiary atau batas ‘K-T,’ titik catatan fosil tempat dinosaurus mati. Artinya seperti ditulis dailymail, semua jejak dinosaurus yang ada di sekitar waktu itu seharusnya telah hilang.

Ilmuwan yakin, dinosaurus ini menghilang secara tiba-tiba karena bencana global, bukan kepunahan perlahan. Asteroid raksasa menghantam Bumi di pesisir Meksiko pada akhir Periode Krutasius 65 juta tahun silam yang menyebabkan reptil ini punah.

Temuan yang diterbitkan di jurnal Royal Society Biology Letters ini menyatakan, asteroid raksasa memusnahkan hewan ini. “Temuan ini memberi bukti dinosaurus tidak mati secara perlahan sebelum meteor menghantam,” ujar Dr Tyler Lyson dari Yale University.

13 Juli 2011

Wow Keren!! Membuat Sel Surya di Atas Kertas

Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology berhasil menciptakan teknologi pembuatan panel surya yang bisa dicetak di selembar kertas. Perkembangan ini membuat pembuatan panel surya lebih murah dan mudah.

Panel surya dari kertas ini cukup kuat walaupun telah dilipat menjadi mainan pesawat terbang. Selain itu, panel surya yang fleksibel tersebut dapat diisi ulang saat terkena cahaya matahari.
Proses pencetakan menggunakan uap, bukan cairan. Penggunaan suhu kurang dari 120 derajat Celsius memungkinkan penggunaan kertas, plastik, atau kain biasa sebagai wadah panel surya.

Peneliti mengatakan, "Panel dari kertas ini menjadi sebuah terobosan yang dapat mengurangi biaya produksi dalam pembuatan panel surya. Biayanya hampir seperseribu biaya panel yang terbuat dari kaca."

Peneliti mengatakan, sel surya yang dicetak di atas kertas ini masih dalam tahap uji coba, efisiensinya masih sekitar 1 persen.
Profesor Teknik Elektro Vladimir Bulovic yang turut serta dalam penelitian ini mengatakan, walaupun efisiensi masih sangat kecil, panel ini sudah bisa menggerakkan alat-alat kecil. "Saya yakin, dalam waktu dekat kami akan menyempurnakan panel surya fleksibel ini," ujarnya. (National Geographic Indonesia/Arief Sujatmoko)

12 Juli 2011

Gawat!! Serpihan Cosmos Ancam Stasiun Antariksa

Badan Antariksa AS (NASA) sukses dengan mulus menempatkan pesawat ulang alik Atlantis di Stasiun Antariksa Internasional (ISS), Minggu (11/7/2011). Namun, kini NASA harus menghadapi masalah karena stasiun antariksa terancam ditabrak sampah antariksa.

Sampah antariksa yang mengarah ke ISS merupakan serpihan satelit Cosmos 375 yang diluncurkan Uni Soviet tahun 1970. Satelit tersebut hancur karena bertabrakan dengan satelit lainnya sehingga pecahannya ke mana-mana. Salah satu serpihan tersebut diperkirakan menabrak ISS pada Selasa besok pukul 23.00 WIB, namun tidak diketahui seberapa besar ukurannya.

"Tim berharap dapat mencari informasi pergerakannya setelah proses docking (Atlantis) selesai untuk menentukan apakah perlu dilakukan manuver menggunakan jet pendorong (thruster) untuk menghindari pecahan tersebut," tulis NASA dalam pernyataan resminya.

Antisipasi terhadap tabrakan serpihan satelit itu menjadi perhatian penting tidak hanya karena bisa membahayakan stasiun antariksa. Datangnya pecahan tersebut juga diperkirakan bersamaan waktunya saat para astronot akan melakukan tugas langsung di luar stasiun antariksa atau disebut spacewalk.

Pesawat ulang alik Atlantis yang diluncurkan Jumat minggu lalu merapat ke ISS, Minggu kemarin sekitar pukul 23.07 WIB. Empat astronot yang terbang dengan pesawat tersebut telah melakukan inspeksi rutin untuk memastikan lapisan pelindung pesawat tetap aman untuk pulang ke Bumi setelah misi 12 hari.

Sebelum merapat kemarin, Atlantis juga melakukan manuver berbalik agar para astronot di ISS dapat memotret bagian perutnya untuk memastikan tidak ada lapisan pelindung panas yang terkelupas. Pintu Atlantis dibuka sekitar dua jam kemudian setelah merapat ke ISS dan dua tim astronot bertemu.

Peluncuran Atlantis kali ini mencatat sejarah tersendiri karena merupakan misi terakhir program ulang alik NASA yang sudah berjalan selama 30 tahun. Untuk sementara waktu dalam beberapa tahun ke depan, para astronot NASA akan dikirim dengan roket Soyuz milik Rusia. Selanjutnya, NASA tengah menyiapkan wahana penggantinya yang siap melakukan penjelajahan ke Bulan, Mars, hingga ke asteroid.

6 Juli 2011

Terungkap, Durasi 1 Hari di Planet Neptunus(+video)

Temuan ini merupakan peningkatan pengetahuan yang signifikan terhadap rotasional planet.
Dengan melacak beberapa fitur tertentu di atmosfir, peneliti berhasil melakukan pengukuran akurat pertama terhadap periode rotasi planet Neptunus. Ternyata, satu hari di planet itu berlangsung tepat selama 15 jam, 57 menit dan 59 detik.

Temuan ini memperkaya pengetahuan kita seputar hal yang fundamental di Neptunus dan menyediakan pula mekanisme untuk memahami bagaimana massa planet itu didistribusikan. Seperti diketahui, Neptunus merupakan planet raksasa yang terbuat dari gas.

“Neptunus memiliki dua fitur yang memungkinkan untuk dipantau oleh Hubble Space Telescope yang tampaknya mengatur rotasi interior dari planet tersebut,” kata Erich Karkoschka, ilmuwan dari Lunar and Planetary Laboratory, University of Arizona, seperti dikutip dari Cosmos Magazine, 4 Juli 2011.

Fitur seperti ini, Karkoschka menyebutkan, tidak pernah dijumpai di planet gas raksasa lainnya.

Untuk mencari tahu berapa durasi satu hari di planet itu, Karkoschka mengukur putaran Neptunus dengan mengamati dua fitur yang terlihat mata milik atmosfir planet tersebut. Ia kemudian mengukur garis bujur di antara setiap gambar yang ditangkap lalu menentukan interval waktu antara observasi dan menyediakan informasi periode putaran.

Berhubung Neptunus telah berotasi sekitar 10 ribu kali dalam 20 tahun terakhir, Karkoschka dapat mengetahui secara akurat periode putaran dengan melacak fitur-fitur ini dalam jangka waktu tersebut.

Hasil penelitian ini merupakan peningkatan pengetahuan yang signifikan terhadap rotasional planet gas sejak pertamakali Giovanni Cassini berhasil mendapati bintik merah planet Jupiter, pada 350 tahun lalu.

Saat ini di kalangan ilmuwan sendiri tampak muncul konsensus bahwa temuan Karkoschka memang akurat. Menurut Craig O’Neill, ilmuwan antariksa dari Macquarie University, Australia, temuan Markoschka seputar periode fitur milik atmosfir Neptunus tepat.

“Selain itu, Karkoschka juga menunjukkan bahwa di kawasan kutub, kecepatan angin lebih rendah dibanding di khatulistiwa,” ucap O’Neill. “Pertanyaan besar berikutnya adalah, bagaimana caranya itu bisa terjadi,” ucapnya.

3 Juli 2011

Gas Sulfur Tandai Adanya Alien

Molekul gas sulfur atau belerang bisa menjadi penanda adanya alien atau setidaknya kehidupan mikro. Demikian diungkapkan Renyu Hu, pelajar doktral Ilmu Keplanetan di MIT, dalam American Astronomy Society Meeting di Boston, 26 Mei 2011 lalu. Pendapat tersebut didasari fakta adanya kehidupan berbasis sulfur di Bumi.

Diketahui, banyak mikroba memakai senyawa sulfur untuk menghasilkan energi, persis seperti cara manusia menghasilkan energi dengan bantuan oksigen. Hu membuat simulasi guna meyakinkan orang terhadap pendapatnya. Ia membuat sebuah model planet yang berada di zona layak huni di sistem bintang mirip

Matahari. Planet itu kaya nitrogen seperti Bumi, tetapi memiliki kandungan sulfur 1.000 kali lebih besar dari Bumi.

Menurut Hu, kehidupan berbasis sulfur di permukaan planet mengeluarkan sisa gas hidrogen sulfida (H2S).
"Hidrogen sulfida dari permukaan punya dampak besar pada komposisi atmosfer suatu planet," kata Hu seperti dikutip Physorg, Kamis (30/6/2011).

Jika atmosfer suatu planet memiliki kadar H2S yang tinggi, maka bisa jadi planet tersebut memiliki kehidupan. H2S memang sulit dideteksi oleh astronom. Namun, H2S berlebih menyebabkan banyaknya sulfur aerosol yang bisa dideteksi dengan inframerah atau cahaya tampak.

Meski pendapat Hu masuk akal, fakta membuktikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan planet ekstra surya (di luar tata surya) yang berpenghuni di sistem bintang yang mirip dengan Matahari. Dengan demikian, pendapat Hu masih perlu dikaji.

Hu sendiri memperingatkan bahwa sulfur belum tentu menjadi tanda kehidupan. Bisa saja sulfur tersebut adalah hasil dari aktivitas vulkanik di planet tertentu. "Kami masih harus mengkaji asumsi ini secara menyeluruh," kata Hu.

Menurut Hu, H2S juga bukan satu-satunya gas yang bisa menjadi tanda kehidupan. "Kami ingin melihat sebanyak mungkin gas yang ada di atmosfer Bumi dan mengkaji apakah gas itu bisa menjadi penanda kehidupan," urai Hu. Hu melakukan eksperimennya kali ini bersama rekannya, Sara Seager dan William Baines.

1 Juli 2011

VIDEO: Puing-puing Ledakan Supernova

Di dalam sisa-sisa ledakan bintang itu ditemukan struktur baru yang belum bisa dijelaskan.
Lebih dari 400 tahun lalu, astronom Denmark, Tycho Brahe, mempelajari ledakan bintang yang kemudian diberi nama Tycho supernova. Namun ketika itu, tidak banyak informasi yang bisa didapat.

Kini astronom dapat melihat lebih detil ledakan supernova itu dengan sinar X. Menggunakan Chandra X-ray Obeservasory milik NASA, tampak puing-puing supernova itu menjadi seperti gelembung yang terus membesar dan terdiri dari serpihan-serpihan super panas.

Di dalam gelembung raksasa itu terdapat elektron energi tinggi yang bergerak dengan kecepatan lebih tinggi lagi.

Setelah Tycho supernova diamati sekian lama menggunakan Chandra X-ray Obeservasory, yang secara total mencapai waktu kurang lebih satu juta detik, peneliti berhasil menemukan struktur baru yang belum bisa dijelaskan secara ilmiah pada sisa-sisa ledakan bintang tersebut.

Sejumlah garis yang terlihat di puing-puing Tycho supernova menyediakan bukti-bukti adanya partikel yang telah diakselerasikan menjadi energi yang sangat tinggi.

Ini merupakan petunjuk yang sangat penting untuk memahami lebih baik atas objek yang pertamakali dilihat oleh Tycho Brahe pada tahun 1572 lalu tersebut. Berikut ini VIDEO: Puing-puing Ledakan Supernova. (Sumber: Space.com)

Pigmen Antonio Banderas Ada di Fosil Burung!

Peneliti menemukan pigmen Antonio Banderas pada fosil burung yang hidup 120 juta tahun lalu. Pigmen itu masih ada sampai sekarang.

Peneliti Universitas Manchester, Inggris, mengamati fosil Confuciusornis sanctus, burung berparuh pertama yang hidup 120 juta tahun lalu, dan Gansus yumenensis, burung generasi modern yang hidup 100 juta tahun lalu.

Pada fosil kedua burung itu, mereka menemukan sisa molekul pigmen kuno. Saat ini pigmen itu masih ada di beberapa makhluk. Pada manusia, pigmen itu menghasilkan warna coklat pada mata dan menghasilkan warna rambut gelap.

“Saya menyebutnya pigmen Antonio Banderas karena warnanya gelap,” ujar Roy A. Wogelius, ahli geokimia Universitas Manchester Inggris.

Penelitian yang dipublikasikan di situs jurnal online Science ini, juga mengatakan, warna fosil burung dan dinosaurus masa lampau berasal dari pigmen eumelanin, yang di dalamnya terdapat sejumlah kandungan logam.

Peneliti melihatnya dengan bantuan sinar-X. Mereka menemukan kandungan logam semacam tembaga, kalsium, dan seng, pada tulang dan bulu fosil. Kandungan itu masih terdapat pada burung zaman sekarang.

29 Juni 2011

Mengapa Asteroid Begitu Penting?

Material pada asteroid merepresentasikan bahan untuk membangun sebuah planet.
Pada 27 Juni kemarin, sebuah asteroid yang diberi nama 2011MD baru saja melintas di dekat Bumi. Saat melintas, jaraknya jauh lebih dekat dibandingkan dengan jarak Bumi dengan Bulan.

Astronom dan ilmuwan dari seluruh dunia segera mengamati kehadiran asteroid tersebut. Seberapa pentingkah asteroid hingga mendapatkan demikian banyak perhatian?

“Material pada asteroid merepresentasikan bahan untuk membangun sebuah planet,” kata Carol Raymond, Deputy Principal Investigator NASA, seperti dikutip dari Fox News, 28 Juni 2011. “Berhubung posisi sabuk asteroid di tata surya ada di antara planet-planet dalam yang berbatu dan planet-planet luar yang terdiri dari gas, material yang ada di asteroid mengandung petunjuk mengapa planet-planet tersebut sangat jauh berbeda.”

Sebagai contoh, asteroid Vesta dan planet kerdil Ceres terbentuk pada kisaran waktu yang sama yakni 10 juta tahunan setelah tata surya terbentuk. Namun saat ini, kedua benda angkasa itu memiliki komposisi yang sangat berbeda.

Vesta, yang sempat meleleh secara total dan kemudian kembali memadat kini sangat halus permukaannya. Adapun Ceres, tidak menunjukkan tanda-tanda sama sekali bahwa ia pernah melalui proses pelelehan.

Kemungkinan, Raymond menyebutkan, Vesta mengalami lebih banyak tabrakan dengan benda langit lain atau ia memiliki aluminium berbentuk radioaktif tingkat tinggi yang melepaskan panas saat pelepasan radioaktif. “Dengan mempelajari setiap asteroid, ilmuwan dapat memecahkan misteri ini,” kata Raymond.

'Kota Misterius' Muncul di Atas Sungai China

Banyak spekulasi soal kemunculan kota misterius itu.
Pemandangan menakjubkan muncul di China pada awal bulan ini. Sebuah kota misterius muncul di atas Sungai Xin'an.

Kota misterius itu muncul di langit Cina Timur setelah hujan deras. Saat itu, kondisi lembab menutupi Sungai Xin'an.

Kota misterius itu terlihat seperti pemandangan kota lainnya. Tampak gedung pencakar langit, beberapa gunung dan sedikit pohon-pohon.

Pemandangan itu terlihat oleh warga di Kota Huanshan. Muncul beragam spekulasi dari mereka, diantaranya menganggap tempat itu merupakan 'pusara' dari 'peradaban yang hilang'.

"Ini benar-benar luar biasa, terlihat seperti sebuah adegan di film, di negeri dongeng," kata seorang warga kepada saluran berita Inggris, ITN sebagaimana dimuat laman foxnews.com, 27 Juni 2011.

Namun, semua itu ternyata tak nyata alias fatamorgana. Para ilmuwan telah membatalkan teori 'pusara' dan 'peradaban yang hilang'.

Para ahli percaya pemandangan itu mungkin hanya sebuah fatamorgana yang disebabkan ketika kelembaban di udara yang menjadi lebih hangat dari suhu air di bawahnya.

Ketika sinar matahari melewati udara dingin ke udara hangat, cahaya itu dibiaskan atau belokan. Sehingga menciptakan sebuah bayangan di udara yang terlihat mirip dengan sebuah bayangan di air.

Refleksi itu merupakan pemandangan umum bagi banyak wisatawan yang berkunjung di daerah basah.



Apakah Alien Itu Benar-benar Ada?

Hukum alam berlaku konsisten di seluruh penjuru alam semesta.
Pertanyaan seputar apakah ada kehidupan lain di luar planet Bumi merupakan salah satu dari 3 pertanyaan yang paling sering diutarakan pada para ilmuwan dan astronom. Dua pertanyaan lain adalah apakah Tuhan benar-benar ada dan apa yang terjadi jika kita terhisap ke black hole.
Hukum alam berlaku konsisten di seluruh penjuru alam semesta. Jika ada kehidupan yang bisa tumbuh di satu tempat, pastinya ada pula kehidupan serupa itu di tempat lain. (Corbis)
Menurut Charles Liu, profesor astrofisika dari City University of New York Staten Island dan peneliti dari Hayden Planetarium at the American Museum of Natural History, ia selalu mendapatkan setidaknya salah satu dari tiga pertanyaan di atas saat berada di ruang publik.

Selama bertahun-tahun, ia mencari jawaban terbaik untuk ketiga pertanyaan itu berdasarkan bukti-bukti ilmiah yang ia temukan serta pendapat pribadinya. Adapun untuk menjawab apakah ada alien, berikut ini jawabannya:

"Ya. Alam semesta ini sangat sangat luas dan hukum alam berlaku sangat konsisten di seluruh ruang yang sangat luas tersebut," kata Liu, seperti dikutip dari Space, 28 Juni 2011. "Kemungkinan bahwa hanya ada satu kehidupan yang tumbuh berkembang di seluruh alam semesta tersebut hampir mencapai nol," ucapnya.

Liu menyebutkan, jika ada kehidupan yang bisa tumbuh di satu tempat, pastinya ada pula kehidupan serupa itu di tempat lain. Pertanyaan berikutnya, apakah makhluk luar angkasa ada?

"Ya. Tetapi apakah makhluk tersebut mendarat di Bumi? Jawabannya, tidak," ucap Liu. "Tidak ada satupun dari yang disebut-sebut sebagai bukti kemunculan makhluk luar angkasa (extraterrestrial) di Bumi mengandung air setelah diuji coba secara ilmiah," ucapnya.

Pertanyaan berikutnya, kata Liu, adalah apakah kita akan berkomunikasi dengan mereka?

Sejak pengiriman gelombang radio dilakukan dari planet Bumi, sinyal tersebut telah berjalan sekitar 50 juta tahun cahaya dari sini atau sekitar 300 triliun mil.

"Namun, galaksi Bima Sakti kita sendiri ukuran lebarnya mencapai 600 ribu triliun mil. Artinya, sinyal radio itu membutuhkan waktu berabad-abad sebelum bisa berhasil keluar dari galaksi ini," ucapnya. "Peradaban lain di galaksi ini, kalaupun ada, tidak memiliki peluang untuk menerima sinyal radio yang kita kirimkan, kecuali jika mereka benar-benar ada di dekat sini," ucapnya.

Begitu pula dengan kita, Liu menyebutkan. "Meski dengan berbagai upaya, kita nyaris tidak mungkin mendeteksi sinyal radio dari bintang terdekat. Apalagi dari bintang yang jauh jaraknya," ucap Liu.

Jika demikian, sebut Liu, apakah ada peluang bahwa kita akan mampu melakukan kontak dengan kehidupan extraterrestrial? "Kemungkinan selalu ada. Namun peluangnya sangat-sangat kecil," ucap Liu.

27 Juni 2011

Inilah Rahasia Terbesar Bulan

Meski benda langit ini sangat dekat dengan Bumi, terdapat banyak rahasia yang dipegangnya. Rahasia terbesar apa yang dipegang benda langit yang mengorbit Bumi ini?

‘Dekat’ di sini tentunya memiliki konteks relative. Bulatan putih abu-abu di langit Bumi ini berjarak 362 ribu km dari Bumi. Misi menuju bulan tentunya tak mudah, terutama pada misi berawak. Tak ada manusia yang menginjakkan kaki ke bulan sebelum 1972.

Setelahnya, banyak negara di seluruh dunia mulai melakukan riset pada satelit Bumi ini. Misi masa depan oleh robot dan manusia akan membantu memecahkan beberapa teka-teki utama Bulan. Termasuk.

Cara bulan sampai di posisinya sekarang

Para ilmuwan mengaku memiliki ide apa yang sebenarnya terjadi. Banyak garis bukti (inti kecil bulan, unsur tertentu yang saling melengkapi dan simulasi komputer putaran orbital bulan selama ribuan tahun) menunjukkan, bulan lahir dari tabrakan raksasa.

Menurut teori ini, sekitar 4,5 miliar tahun silam, benda seukuran Mars menghantam Bumi yang masih muda dan cair. Materi hasil tabrakan itu pun bergabung menjadi bulan.

Bulan ‘biru’

Terbukti, banyak air berada di luar dan dalam bulan. Hal ini membuat para peneliti mencapai satu kesimpulan. “Makin diperiksa, makin banyak air ditemukan di tempat dan kedalaman yang berbeda,” ujar profesor fisika Neil Comins di University of Maine.

Hasil studi menunjukkan, interior bulan jauh lebih basah dari seharusnya. Pemeriksaan kembali terbaru pada sampel batuan yang dibawa ke Bumi pun memiliki tanda air. “Sebuah pertanyaan terbuka mengenai asal dan distribusi air di bulan,” kata Comins.

‘Terkunci’ Bumi

Bulan ‘terkunci’ Bumi. Artinya, hanya ada satu belahan yang dihadapi bumi. Sisi disebut maria, atau ‘laut,’ magma dingin. Anehnya, maria hampir tak ditemui di sisi belakang bulan, seperti yang diungkap data dari satelit (dan dilihat langsung astronot Apollo 8).

Belahan dingin ini diketahui memiliki kerak yang tebal (15 km) dibanding belahan lain. Hal ini membuat belahan di sisi lain lebih mudah retak akibat serangan meteorit yang melepas pembentuk maria magma kedalaman bulan, kata Comins. Namun, kerak asimetri ini sendiri merupakan teka-teki.

Model yang lebih besar pada interior bulan dan pemahaman yang lebih baik pada kerusakan yang timbul akibat tabrakan bisa membantu menjelaskan ‘dua wajah’ aneh ini.

Kunci keberadaan manusia?

Pada seperempat diameter dan lebih dari 1% massa Bumi, bulan menjadi satelit alami terbesar kelima dalam tata surya. Massa bulan yang cukup dan gravitasinya menstabilkan ‘goyangan’ di sumbu Bumi.

Selain itu, bulan menyebabkan pasang laut di Bumi yang mungkin membantu ‘mengaduk sup purba,’ lanjut Comins lagi. Singkatnya, para astronom bertanya-tanya apakah dunia seperti Bumi butuh bulan besar agar kehidupan bisa berkembang.

Jawabannya pertanyaan itu mungkin berada di planet tetangga, Mars. Planet Merah itu memiliki dua bulan kecil. “Saat manusia ke Mars dan menentukan apakah dan bagaimana kehidupan disana berevolusi. Hal itu akan membantu lebih memahami cara kehidupan terbentuk tanpa bulan,” tutup Comins.

24 Juni 2011

Ilmuwan Temukan 'Senjata' Pemurni Air Dunia

Ilmuwan Australia mengaku berhasil menemukan ‘senjata’ ampuh untuk memurnikan air minum di dunia. ‘Senjata’ ini lima kali lebih efisiesn memurnikan air dunia. Apa itu?

Ilmuwan Australia mengatakan, pasir biasa bisa digunakan memurnikan air minum di seluruh dunia. Menariknya, ilmuwan mengaku, pasir biasa bisa diubah menjadi ‘pasir super’ yang memiliki kemampuan lima kali lipat lebih efisien dalam memurnikan air minum dunia.



Hasil riset yang diterbitkan di Applied Materials & Interfaces ini menyatakan, pasir bisa menjadi solusi murah di negara berkembang tempat miliaran orang kekurangan air minum bersih. Pasir telah lama digunakan sebagai pemurni air selama lebih dari enam ribu tahun.

World Health Organization (WHO) sendiri menggalakkan penggunaan pasir untuk tujuan ini. Peneliti Mainak Majumder dan rekannya pun meneliti grafit oksida dan menemukan, materi ini bisa digunakan meningkatkan kemampuan filtrasi pasir dengan efisien.

Bulir pasir yang dilapisi grafit oksida menghasilkan ‘pasir super’ yang mampu menghilangkan merkuri dan kontaminan lain pada air. Sementara pasir biasa tercemar merkuri setelah 10 menit filtrasi, pasir super mampu menyerap besi berat itu selama lebih dari 50 menit.

“Kemampuan filtrasi pasir super bisa disandingkan karbon yang telah teraktivasi yang dijual secara komersil. Menguntungkannya, biaya yang dibutuhkan membuat pasir super tak mahal,” tutup ilmuwan.

17 Juni 2011

FOTO: Pameran Mumi Terbesar Dunia

Dalam pameran ini, para pengunjung diajak untuk menjelajahi dunia luar biasa para mumi.
Pameran terbesar mumi dan artefak di dunia di gelar di The Franklin Institute pada tanggal 18 Juni 2011. Koleksi-koleksi mumi yang dipamerkan ini sangat menarik.

Mumi yang diberi judul 'Duduk Dalam Keabadian' ditampilkan dalam pameran 'Mummies of the World' di Franklin Institute, Philadelphia, Amerika Serikat.

Koleksi mumi dan artefak kuno yang dipamerkan merupakan peninggalan-peninggalan penting dari beberapa beradaban dunia masa lampau. Mereka berasal dari Asia, Oseania, Amerika Selatan, Eropa, serta Mesir kuno, yang pernah ada sekitar 6.500 tahun yang lalu. Mumi dan artefak itu ditempatkan secara layak dan terhormat dalam pameran ini.

Spanduk iklan pameran 'Mummies of the World' terpasang di pintu masuk Franklin Institute, Philadelphia, Amerika Serikat.

Dalam pameran ini, para pengunjung diajak untuk menjelajahi dunia mumi yang luar biasa. Dengan perpaduan antara ilmu pengetahuan modern, pertunjukan dengan multimedia yang interaktif, pameran ini akan menunjukkankepada para pengunjung bagaimana studi ilmiah tentang mumi.

Mumi dari Mesir ditampilkan dalam pameran 'Mummies of the World' di Franklin Institute, Philadelphia, Amerika Serikat.

Pameran ini memberikan jendela ke dalam kehidupan orang-orang kuno dari berbagai wilayah di dunia dan menawarkan wawasan ke dalam budaya masa lalu dan peradaban yang belum pernah dilihat.

Mumi Michael Orlovits yang meninggal pada 1806 beserta keluarganya ditampilkan dalam pameran 'Mummies of the World' di Franklin Institute, Philadelphia.

Mumi seekor monyet dari Argentina ditampilkan dalam pameran 'Mummies of the World' di Franklin Institute, Philadelphia, Amerika Serikat.

9 Mei 2011

NASA Buktikan Kebenaran Teori Einstein

Dua ramalan Albert Einstein dalam teori relativitas terbukti benar oleh misi Gravity Probe B milik NASA. Sebelumnya, teori Einstein tersebut sulit dikonfirmasi.

"Teori Einstein bertahan," kata Francis Everitt, kepala penelitian dari Stanford University, California, Amerika Serikat, Rabu (4/5/2011) lalu.

Ada dua aspek dalam teori Einstein mengenai gravitasi. Aspek pertama adalah efek geodesi, efek pembelokan ruang dan waktu di sekitar benda bergravitasi, seperti planet. Aspek kedua adalah "frame dragging", yakni jumlah struktur ruang dan waktu yang terbawa oleh objek berputar.


Untuk menguji teori ilmuwan kelahiran Jerman tersebut, NASA mengirim Gravity Probe B untuk mengorbit Bumi. Pesawat itu dilengkapi sebuah alat yang disebut "pelacak bintang" untuk mengikuti sebuah bintang bernama IM Pegasi. Jika efek geodesi dan frame dragging tidak ada, pelacak bintang seharusnya selalu terkunci dengan bintang selamanya.

Jika Einstein benar, arah putaran Gravity Probe B akan berubah sedikit demi sedikit akibat massa dan rotasi Bumi. Everitt menganalogikan efek ini dengan bola berotasi di dalam madu. "Madu dan benda-benda yang juga berada di dalam madu akan terseret," jelas Everitt.

Dengan menganalisis data, tim peneliti menemukan perubahan orientasi sekitar 6.600 miliarcsecond setahun-1 miliarcsecond, kata Everitt, sama dengan lebar sehelah rambut manusia dilihat dari jarak 16 kilometer.

Perubahan yang sangat kecil yang mungkin Einsten sendiri pun sulit tunjukkan. Dalam bukunya The Meaning of Relativity, Einstein menuliskan, "Efek frame dragging muncul berdasarkan teori kami, meskipun tingkatannya sangat kecil sehingga pembuktian dengan entah eksperimen laboratorium apa yang harus dilakukan."

Pembuktian ini dapat membuat ilmuwan memahami beberapa kejadian di alam semesta. "Mengukur efek frame dragging akibat rotasi bumi punya implikasi besar," kata ahli fisika Clifford Will dari Washington University di St. Louis yang tidak terlibat dalam penelitian.

Contohnya, kata Will, frame dragging sepertinya punya peranan dalam memicu ledakan energi dari kuarsa, galaksi yang sangat jauh yang secara aktif berperan dalam lubang hitam.

8 April 2011

Peneliti IPB Produksi Biodiesel dari Mikroalga Limbah

Peneliti dari Institut Pertanian Bogor berhasil membuat rancangan sistem produksi mikroalga sebagai bahan baku biodiesel dengan memanfaatkan limbah cair agroindustri dari industri peternakan, rumah pemotongan hewan dan industri gula.

Mikroalga sangat potensial dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel, kata peneliti Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Suprihatin di Bogor, Jawa Barat, Kamis, yang melakukan penelitian tersebut bersama rekannya Dr Muhammad Romli dan Ir Andes Ismayana, MT.



"Konversi bahan pangan menjadi energi dapat menyebabkan kerawanan pangan, sehingga diperlukan langkah strategis untuk mengembangkan dan mengoptimalkan peranan pertanian sebagai pemasok energi atau Bahan Bakar Nabati (BBN) tanpa mengorbankan pangan dan keseimbangan ekologi," kata Suprihatin.

Mikroalga memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya, diantaranya produktivitas tinggi karena laju pertumbuhan cepat hanya dalam satuan jam atau hari, tidak memerlukan lahan subur sehingga tidak berkompetisi dengan tanaman pangan.

Selain itu, lanjut dia, dapat dikombinasikan untuk pengelolaan lingkungan (recycling nutrien, konservasi air, dan biofiksasi karbon dioksida atau reduksi emisi gas rumah kaca), serta efisien dalam penyerapan energi surya.

Biomassa mengandung bahan-bahan bernilai tinggi seperti protein, minyak atau lemak, vitamin, mineral, pigmen, beta karoten, bahan aktif, serta serat, yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Mikroalga juga membutuhkan sedikit biaya investasi dan biaya operasi atau pemeliharaan.

Suprihatin mengatakan, makanan utama mikroalga ialah karbondioksida.

Kondisi iklim dan geografis, seperti intensitas sinar matahari sepanjang tahun, temperatur udara relatif tinggi, dan ketersediaan lahan juga mendukung aplikasi sistem ini di Indonesia.

Hasil rancangan Prof.Suprihatin dan tim dilengkapi dengan hasil optimasi, parameter desain atau operasi, dan hasil analisis tekno ekonomi.

"Tahapan penelitian ini terbagi dua. Tahap pertama dilakukan karakterisasi pertumbuhan mikroalga dalam limbah cair agroindustri melalui penentuan nilai-nilai parameter kinetik pertumbuhan. Tahap kedua, perancangan proses dan sistem produksi mikroalga," katanya.

Penelitian ini dilakukan pada tahun 2009-2010 di laboratorium Teknologi dan Manajemen Lingkungan, Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB.

Pengujian jenis dan jumlah mikroalga dilakukan dengan pencacahan sesuai Metode Sedgwick Rafter Counting (SRC), di Laboratorium Produktivitas dan Lingkungan Perairan (ProLing), Departemen Manajemen Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.

Hasil penelitian menunjukkan, dari ketiga limbah cair yang diuji, limbah cair Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan peternakan berpotensi untuk digunakan sebagai substrat pertumbuhan mikroalga.

"Kami mengindentifikasi terdapat tiga jenis mikroalga yang tumbuh dominan dalam limbah tersebut yaitu Chlorella sp, Scenedesmus sp, dan Ankistrodesmus sp. Jenis tersebut sangat berbeda dengan jenis mikroalga yang tumbuh dalam inokulum yang ditambahkan. Hal ini menunjukkan komposisi limbah cair menentukan jenis mikroalga yang dapat tumbuh dan berkembang biak," papar Suprihatin.

Chlorella mengandung lemak 14-22 persen. Lemak dari mikroalga inilah yang dikonversi menjadi bahan baku biofuel.

Meski demikian, pengembangan mikroalga sebagai sumber biofuel masih belum kompetitif. Pada tingkat harga minyak kasar saat ini yakni sekitar 100 dolar per barrel, supaya kompetitif, biaya operasional produksi biomassa mikroalga dengan kandungan minyak sekitar 14,7 persen harus kurang dari 200 dollar AS per ton atau sekitar Rp1,8 juta per ton.

"Produksi mikroalga untuk produksi energi skala besar saat ini masih dalam fase pengembangan. Biaya produksi biodiesel berbasis mikroalga masih memerlukan penurunan secara signifikan agar dapat kompetitif dengan sumber diesel lainnya," kata dia.

Walau biaya operasional produksi mikroalga dari limbah cair agroindustri cukup besar, namun analisis biaya tersebut belum memperhitungkan kemungkinan keuntungan lain baik keuntungan ekonomis maupun lingkungan.

Kemungkinan keuntungan tersebut seperti produksi biogas pada pra-perlakuan limbah cair, pupuk organik dari digester anaerobik, hasil samping berupa bahan pakan atau produk bernilai tinggi lainnya, penurunan emisi gas rumah kaca, pengolahan limbah cair, recycling nutrien, recycling air, dan pencegahan eutrofikasi di badan air penerima, serta keuntungan sosial lainnya, kata Suprihatin.

12 Maret 2011

Kurang Tidur Sebabkan Optimisme Berlebihan

Sejumlah peneliti asal Amerika Serikat (AS) mengklaim, ketika seseorang tidak memiliki jam tidur yang cukup, mereka cenderung merasakan optimisme berlebihan serta lebih rentan terhadap judi.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Neuroscience itu menampilkan bukti ilmiah yang telah diketahui para manajer kasino sejak lama, bahwa nyala lampu dan bunyi mesin slot (salah satu mesin judi - red) menyebabkan seseorang terus berjudi hingga uang mereka habis.

Peneliti menggunakan magnetic resonance imagining (MRI) untuk memeriksa kerja otak orang-orang yang tidak memiliki waktu tidur cukup dalam satu malam dan membandingkannya dengan mereka yang cukup tidur.


Hasil pemindaian menunjukkan bahwa mereka yang kurang tidur memiliki aktivitas tambahan pada bagian otak yang memproses rasa positif. Sementara, pada otak yang memproses rasa negatif, aktivitas itu justru berkurang. Demikian seperti dilansir Straits Times, Kamis (10/3/2011).

Studi tersebut mengobservasi 29 partisipan dewasa dengan usia rata-rata 22 tahun dan meminta mereka untuk melakukan sejumlah tugas yang menuntut adanya pengambilan keputusan bersifat ekonomis setelah menjalani waktu tidur normal dan sekali lagi setelah kekurangan tidur.

Menurut para peneliti yang terlibat dalam studi ini, kekurangan tidur menciptakan optimisme yang bias. Contohnya, partisipan bersikap seolah-olah mereka pasti akan mendapat konsekuensi positif dan tidak akan mendapat konsekuensi negatif.
Source

Gadget Penyebab Orang Kurang Tidur

Bila Anda ingin tidur pulas malam ini, sebaiknya jauhkan diri Anda dari pesawat TV dan laptop.
Sebab, sebuah penelitian mengatakan bahwa memainkan gadget atau menonton TV akan mengurangi waktu tidur seseorang.

Dari hasil riset yang dilakukan sebuah lembaga National Sleep Foundation mengungkap bahwa 95 persen dari mereka bermain video games, menonton televisi, menggunakan komputer laptop, atau smartphone, sebelum tidur.

"Hal ini memperlihatkan bahwa layar LED saat ini menyita perhatian begitu banyak orang di saat-saat sebelum tidur," ujar Charles Czeisler, dari Harvard Medical School, seperti dikutip dari situs Discovery.


Padahal, menurut Czeisler, layar monitor atau ponsel bisa menyebabkan terhalangnya hormon melatonin, hormon yang mengeluarkan keinginan tidur bagi seseorang, dan membuat orang itu tetap terjaga.

"Invasi teknologi ini di tempat tidur, memberikan kontribusi terhadap tingginya jumlah responden yang secara rutin tidur lebih sedikit daripada yang mereka butuhkan," kata Czeisler. 

Jajak pendapat menunjukkan bahwa 43 persen dari orang yang berusia 13-64 tahun merasa jarang atau tidak pernah memiliki waktu yang cukup waktu tidur malam selama sepekan. Sementara orang-orang tua, lebih cenderung menonton TV, anak-anak muda biasanya lebih suka bermain komputer, smartphone, atau video game sebelum tidur.

"Selama 50 tahun terakhir, kita telah melihat bagaimana televisi menjadi tontonan sebelum tidur, kini kita melihat bagimana teknologi baru seperti laptop, ponsel, video games, dan perangkat musik secara cepat mengalami hal yang sama," kata Lauren Hale dari Stony Brook University Medical Center.

Namun, peneliti-peneliti khawatir penggunaan smartphone, komputer, dan konsol video game yang lebih menstimulasi pengguna, ketimbang sekadar menonton TV yang lebih pasif. Sehingga membuat anak-anak justru semakin sulit untuk tidur.

"Semakin tinggi tingkat penggunaan dari teknologi-teknologi ini di kalangan muda, semakin menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan fisik, perkembangan kognitif dan ukuran kesehatan lainnya," kata Hale.

9 Maret 2011

13 Gen Baru Pengaruhi Penyakit Jantung

Para ilmuwan telah menemukan 13 varian gen baru yang meningkatkan resiko penyakit jantung seseorang. Penyakit jantung dikenal sebagai penyakit mematikan nomor satu di dunia.

"Penemuan dari 13 varian gen yang belum diketahui dari sekira 10 gen baru, dapat memberikan petunjuk bagaimana melakukan perawatan efektif bagi penyakit jantung ke depannya," ujar para ilmuwan. Demikian seperti yang dikutip dari The Straits Times, Senin (7/3/2011).

Penemuan tersebut juga menyarankan kalau cukup berguna untuk memetakan varian genetik dari seseorang untuk penyakit jantung sebagai bagian dari perawatan rutin ke depannya, agar bisa melaukan pencegahan serta perawatan yang lebih baik.


"Dengan informasi seperti ini, kita bisa memperingatkan seseorang lebih dini untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya," ujar pihak Themistocles Assimes of Standford University School of Medicine di AS.

"Meskipun kini kami sudah lebih banyak informasi, namun masih tetap harus mengidentifikasi lagi lebih banyak varian gen, sampai beberapa tahun ke depan agar bisa menjalankan pemetaan genetik di klinik dokter," jelas pihak Themistocles Assimes of Standford University School of Medicine.

Menurut pada World Health Organization (WHO), penyakit jantung adalah penyakit yang paling mematikan di dunia, yang membunuh sekira 17,1 juta orang dalam setahun. Miliaran dollar sudah dihabiskan setiap tahunnya untuk perawatan dan peralatan medis penyakit ini.

8 Kategori Kecerdasan Manusia

Kecerdasan Linguistik
http://www.dinkes-sumbar.org/images/upload/Image/Mendidik%20Anak.jpg
Kemampuan menggunakan kata secara efektif, lisan maupun tertulis. Meliputi juga kemampuan memanipulasi tata bahasa atau struktur bahasa, bunyi bahasa makna sehingga pekaterhadap kata kalimat, susunan, huruf, dan mampu menyusunnya dengan baik dan indah.

Kecerdasan matematis-logis
Kemampuan menggunakan angka dengan baik, melakukan penalaran dengan benar, kepekaan pada pola dan hubungan antar hal, fungsi logis dan abstraksi lain. Proses yang digunakan dalam kecerdasan ini antara lain kategorisasi (pengelompokan sesuatu), klasifikasi (pemisahan), pengambilan kesimpulan, generalisasi, penghitungan, dan pengujian hipotesisi. Cocok buat kamu yang sika hitung-menghitung agak rumit dan senang denagn permainan angka.

Kecerdasan spasial
http://ahmadhanafi.files.wordpress.com/2009/04/bad-leadership-causes-failed-it.jpg
Kemampuan mempresepsikan dunia spasial-visual secara akurat, mentranformasikannya. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada warna, garis, bentuk, ruang, dan hubungan antar unsure itu, kemampuan membayangkan sesuatu, mempresentasi ken ide dengan cara visual, mengorientasikan diri secara tepat dalam matriks spasial. Kamu suka menyesatkan diri saat jalan-jalan, tapi kamu selalu menemukan jalan. Inilah kecerdasan kamu.

Kecerdasan kinestesis-jasmani
http://www.traceyfoster.com/gallery/Photos/Jogging.JPG
Kemampuan menggunakan seluruh tubuh untuk mengekspresikahn ide atau perasaan, keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah sesuatu, kelenturan kakuatan, akan berhubungkan hal yang berkaitan dengan sentuhan. Kalau kamu suka bikin pernak-penik, atau nsuka menghafalkan rumus fisika sambil senam, inilah kamu!

Kecerdasan musical
http://mercusuarku.files.wordpress.com/2008/07/girl_violin.jpg
Kemampuan menangani bentuk-bentuk musical denagn cara mempersikan, membedakan, mengubah, kepekaan pada nada, irama, melodi. Bisa dengan cepat menghafal lagu dan menggunakan musik untuk menghafal pelajaran, inilah anda!

Kecerdasan intrepersonal
http://akiragats.files.wordpress.com/2009/01/enhanc1.jpg
Kemampuan mempersepsikan dan membedakan suasana hati, maksud, motifasi, dan persaan orang lain. Kepekaan terhadap ekspresi wjah, reka, suara, kemampuan menanggapi secara efektif tanda-tanda tersebut dan mempengaruhi kelompok orag untuk melakukan tindakan tertaentu.nah, kalau ini bisa jadi tempat curhat yang baik.

Kecerdasan intrapersonal
http://z.about.com/d/homeworktips/1/5/F/4/-/-/thinking.jpg
Kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak beradasarkan pemahaman tersebut. Kepekaan tarhadap mjemahami diri sendiri, kesadaran atas suasana hati, kainginan, kemampuan berdisiplin diri, memahami, menghargai diri. Seperti seniman gitu..

Kecerdasan naturalis
http://www.morinagaplatinum.com/media/122982/morfoto-kidb-turtle.jpg
Keahlian mengenali dan mengkategorikan spesies di lingungan sekitar kepekaan pada fenomena alam, kemampuan membedakan benda tak hidup.