4 Oktober 2010

Saat Presiden SBY Jadi Fotografer

Lowongan Kerja SMA SMK
Saat Presiden SBY Jadi Fotografer 

Pertandingan final sepak bola TNI-Polri dalam rangka peringatan HUT ke-65 TNI yang berlangsung di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, antara dua finalis PSAD A vs PSAD B akhirnya dimenangkan oleh PSAD A. Gol semata wayang dijebloskan oleh Pratur Puji Santoso pada menit ke-85.

PSAD A pun keluar sebagai juara dan berhak mendapat piala bergilir presiden, medali emas, dan uang pembinaan Rp 100 juta. Adapun juara dua yang diraih PSAD B mendapat medali perak dan uang pembinaan Rp 75 juta yang diserahkan Wapres Boediono.

Hujan terus mengguyur lapangan sejak awal pertandingan dimulai. Namun, hal itu tak menyurutkan kedua suporter untuk memberikan dukungan semangat kepada tim kesayangannya. Beberapa kejadian unik dan menarik tersebut sempat diabadikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyaksikan langsung partai final tersebut.

Presiden Yudhoyono sedang mencoba hobi barunya sebagai fotografer. Dengan kamera SLR-nya, Presiden bak fotografer sungguhan mengabadikan momen yang dianggap penting dan lucu.

Ketika PSAD A mendapat kesempatan untuk melakukan tendangan bebas di luar kotak penalti PSAD B, suporter berteriak, “Tidak mungkin, tidak mungkin!”

Mendengar kekompakan suporter itu, Presiden SBY yang sedang menonton jalannya pertandingan dari kursi VIP pun bangkit. Dia berjalan menuju pembatas VIP sambil menenteng kamera SLR-nya.

Jepret-jepret! SBY pun membidikkan kameranya ke arah penonton yang penuh semangat itu. Selama semenit, SBY sibuk menjepret. Setelah itu, dia kembali lagi ke kursinya.

sumber : wihans.web.id
Lowongan Kerja SMA SMK

0 komentar: